Perancangan Film Pendek Sebagai Sarana Pengekspresian Emosi Kesedihan Gen Z Pada Fase Quarter Life Crisis
Karya Tugas Akhir ini berupa perancangan sebuah film pendek yang mengangkat tema kesedihan sebagai salah satu emosi yang sering dialami Generasi Z pada fase Quarter Life Crisis. Film ini dirancang sebagai media audio visual yang tidak hanya menyampaikan cerita, tetapi juga menjadi sarana bagi penonton untuk mengenali, menerima, dan mengekspresikan emosi sedih yang selama ini kerap dipendam akibat tekanan sosial, budaya, serta pengaruh media sosial. Melalui pendekatan sinematik yang berfokus pada narasi emosional, visual, dan sinematografi, film ini bertujuan membangun kesadaran bahwa kesedihan merupakan bagian yang wajar dari proses pendewasaan dan tidak perlu disembunyikan. Perancangan film dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif naratif yang didukung oleh wawancara dengan psikolog dan narasumber dari kalangan Generasi Z, serta studi literatur mengenai kesehatan mental, Quarter Life Crisis, dan film pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Gen Z cenderung memendam kesedihan karena takut dihakimi, tidak ingin membebani orang lain, serta terdorong oleh standar kesuksesan yang terbentuk melalui media sosial. Berdasarkan temuan tersebut, film pendek ini diharapkan dapat menjadi media edukasi sekaligus refleksi emosional yang mendorong penonton untuk lebih berani memahami dan mengekspresikan perasaannya secara sehat.












